Kali ini saya tertarik menulis sedikit tentang investasi. Tulisan ini lebih sebagai dokumentasi, dari sekian banyak info yg saya dapatkan. Maklum memory saya ga begitu kuat, belum sampai 2 Gb kalo dibandingkan dg PC.
Banyak jalan untuk berinvestasi. Bisa dengan saham, obligasi, reksa-dana, emas bahkan property. Pilihan mana yg diambil, tergantung dr gaya ‘bermain’ investasi masing2 individu. Misal, untuk property, saya musti sering2 survey, melihat lokasi strategis atau tidak, perkembangan tahun2 ke depan spt apa. Secara saya orangnya ‘agak’ males kalau disuruh jalan2 keliling komplek, saya tidak memilih utk investasi di property
Emas, punya resiko sendiri. Emas ini dibagi perhiasan dan batangan. Emas perhiasan lebih bernilai ’seni’, artinya kalau kita beli perhiasan, ada ongkos potong dan bikinnnya yg masuk dalam harga yg musti kita bayar. Padahal kalau kita jual lagi, nilai ‘pekerjaan-seni’ tadi tidak diperhitungkan oleh si pembeli. Ini, menurut saya, lebih cocok buat kaum wanita.. itung2 investasi sambil ‘mempercantik’ diri
Sedangkan emas batangan, punya resiko lain: keamanan. Bayangkan, logam yg beratnya cuman 30 gram, yg bentuknya kurang lebih sama dg uang cepek (100 rupiah) harganya bisa mencapai puluhan juta. Kalau kita kurang hati2, bisa2 ketuker ama uang logam kita buat belanja
Nyimpen di rumah juga bahaya, mau ngga mau musti safe-deposit. Nah, ini keluar biaya lagi.. kalau ngga salah sekitar 200-300 rb untuk periode tertentu. Ribet, kan?
Saham, nah ini lebih ribet lagi. Tiap hari kita musti monitor fluktuasi saham, kapan musti buy or sell. Belum, kalo kita main di index, tambah ribet lagi.. karena pergerakan fluktuasi harga yg sangat cepat, ditambah permainan melawan pemain2 internasional. ‘Option’ atau asuransi saham (ini asli, saya ndak sbrp paham) di Indonesia, jumlahnya belum banyak, masih dibawah 10 saham Indo yg bisa ‘diasuransikan’.
Obligasi.. hmm, kalau menurut saya, tingkat return-of-investment-nya ga sbrp yah? Kemarin, ditawari ORI sama C*** Bank.. saya pelajari, mirip2 deposito. Cuman bunganya bisa mencapai 9-10%. Lumayan, tapi masih kurang gede
Apalagi jumlah uang yg di deposit, kudu banyak. Minim yg ORI itu, 50 juta. Duit dari mana yah
Reksa-dana.. nah, ini pilihan tepat. Kenapa? Buat orang yg dana cekak (spt saya), ga punya pengetahuan investasi atau baru mau mulai, saya sarankan ikut reksa-dana. Bagi yg belum ngerti, reksa-dana itu sama dengan ngumpulin duit sekian banyak orang untuk ‘diputer’ lagi; bisa dipake main saham, obligasi, dll. Karena yg ikutan banyak, otomatis setiap orang ga perlu keluar dana banyak2, cukup dgn 1-2 jt uda bisa ikutan. Plus, adanya manajer-investasi, kita ga perlu bingung dan susah ‘muterin’ duit tadi; udah ditangani mereka. Tinggal bagaimana, kita memilih manajer-investasi yg handal, terpercaya dan berpengalaman.
Satu hal yg paling penting, yg harus diperhatikan.. jangan serakah. Jangan mudah terhasut janji2 gombal, sales investasi. Contohnya dg uang 10jt, dlm waktu 3 bulan bisa balik 20%. Yakin, bisa?
Kecuali kita buka usaha sendiri, muterin duit sendiri.. 10 juta balik 2 juta dlm 3 bulan (atau 1 bulan/1 minggu) bukan hal yg impossible. Iya, kan?