Archive for May, 2008

May 29 2008

Profile Image of taufancahyadi
taufancahyadi

‘Restart Engineer’

Filed under Uncategorized

Secanggih apapun seorang engineer, pasti pernah ngelakuin restart system. Ketika system mengalami crash, hang, frozen, apapun istilahnya.. ujung2nya musti restart.

Yang ngebedain engineer yg puinter, ama yg agak pinter, dan yg ga sbrp pinter menurut versi saya adalah, prosedur apa yang dilakukan sebelum akhirnya dia memutuskan untuk me-restart systemnya.

Biasanya yang umum dilakukan sebelum restart .. delete/create. Konfigurasi di sistem yang dibuat, dihapus kemudian dibikin lagi tanpa ada perubahan apa pun. Sebelum itu, bisa juga melakukan prosedur: block/unblock atau deactivate/activate. Kalo yang ini konfigurasi yg udah dibuat, di non-aktifkan terus diaktifkan kembali.

Nah kalo 2 prosedur ini udah dilakukan, tapi ga ada hasil.. mau ga mau musti restart kan?  Atau masih ada cara yang laen?

One response so far

May 28 2008

Profile Image of taufancahyadi
taufancahyadi

Fear of the Light

Filed under Uncategorized

My frustration, only a reflection of my fear.

Fear of the future..

Fear of my capabilities, the contribution to the self-destruction & self-sabotage of my own life.

Fear of overbrighting people around me.

We are the children of light.. we go onward to the path of light.

Not the darkness that I fear.. another brighter light could make me stumbled and stranded on my place.

No more holding-back.. I will go fast and strong.

Try to catch me.. the follower of the light

One response so far

May 28 2008

Profile Image of taufancahyadi
taufancahyadi

Don’t buy pirated stuff!!

Filed under Uncategorized

Eh, kesel banget gw!!! Masa sih udah ke-3 kalinya gw beli kaset PS2: ./hack/G.U Vol 3 — dari 3 toko yg berbeda (2 di Giant, 1 di Blok-M) — tiga2nya ga bisa diputer semua. Nah yg bikin gw kesel, karena dicoba di toko-nya bisa, di PS gw, eh.. ngambekss.

Anyone knows what cause it? Kata temen gw, gara2 memory-cardnya. Bisa aja sih, gw beli memory baru. Tapi entar data2 di memory lama ga bisa ditransfer dong. Masalahnya gw skrg maen yg Vol 3 bos, secara gw bisa ‘convert’ data dari game Vol 1 & 2 yg udah gw maenin, gw ga mau dong kalo entar musti ngulang dari awal (level ‘character’, weapon, armor, skill, etc).

Pertanyaannya: secara logika, kalo suatu game dibikin untuk PS2, mustinya kan bisa dimaenkan di mesin PS mana aja? Mau itu PS2 slim ato yg tebel. Mau yg seri berapa-pun, mestinya bisa kan? Nah, ini gimana ceritanya kok kaset yg gw beli bisa dimaenkan di mesin PS di toko, tapi ga bisa dimaenkan di PS gw.

Dooh, emang kayaknya jangan beli barang bajakan yah.

Tapi kalo gw disuruh beli barang asli, aduh ngga kuat kk. PS3 mesin doang 5jt ++. Gamenya ori satu biji 400 rb. Iya kalo game-nya keren, kalo kaga? Bisa terkena ‘kanker’ dong gw :))

One response so far

May 23 2008

Profile Image of taufancahyadi
taufancahyadi

Luka Lama, Terkuak Lagi

Filed under Uncategorized

Curhat-mencurhat dengan teman, jadi membuka ‘luka lama’ :) Bukan sepenuhnya ‘luka’, setidaknya tidak benar2 ’sakit’.

Curhatan itu berisi impian2, cita2 yang belum kesampaian. Perjalanan hidup di masa lalu dalam mengejar ‘impian’.

Dan luka lama, impian saya bisa dilihat di bawah ini. Saat saya dengan sengaja ‘menggaruk’ luka tersebut, ketemulah gambar2 ini.

Luka1_1

Luka2

You can guess, apa yang menjadi ‘luka lama’ bagi saya :)

No responses yet

May 23 2008

Profile Image of taufancahyadi
taufancahyadi

BBM naik, salah siapa?

Filed under Uncategorized

BBM naik.. waduh gawaaattt! Sebegitu gawatnya-kah dampak kenaikan BBM ini?

Sering ngelihat di acara TV, bagaimana lihainya para pakar mengemukakan teori yg pro dan kontra soal BBM. Kalo sudah ngelihat gitu, saya cuma bisa mangut2, sambil berpikir orang2 ini makannya apa yah, kok bisa ’sepintar’ ini :)

Dari teori2 tsb, yg bisa saya simpulkan (yah, maap kalo kesimpulan saya salah).. terjadi konflik antara kepentingan pemerintah untuk menyelamatkan APBN versus kepentingan masyarakat untuk bertahan hidup.

Lha, wong masyarakat kita ini kan masyarakat latah.. ada isu sedikit, harga2 naik. Apalagi BBM yg selalu menjadi ‘trigger’ utama dari kenaikan harga. Nah, ini yang menjadi gawat, terutama buat masyarakat kecil.

Saya, ga mau berteori atau ngaku2 mbelo wong cilik. Kenyataannya, masih banyak orang yg bekerja, bahkan di Jakarta yg taraf hidup-nya tinggi; gajinya di bawah UMR. Ga usah jauh2, tanya ama istri saya aja :)

Nah, kalo pemerintah berusaha cross-subsidi dgn program BLT, yakin cukup buat kebutuhan sehari2?

Alhamdulillah saya diberi rejeki cukup sehingga masih ada kelebihan. Bahkan, orang2 di sekitar saya, kelihatannya gemuk dan sehat :) seolah ga pernah kelihatan susah dgn kehidupannya. Nah, ini yang menjadi masalah. Masalahnya, bagaimana dgn orang2 / masyarakat yg tinggal jauh dari saya, yg tinggal di pedalaman, di pelosok desa. Apakah ketenangan dan kebahagiaan mereka sama dgn orang2 di sekitar saya?

Makanya jadi pemimpin tuh, sering2 dong lihat kondisi masyarakat. Turun ke lapangan, tanpa pengawalan kalo perlu dadakan. Lha, gimana.. kalo sudah ada ‘berita’ bapak/ibu pejabat pusat mau ke daerah, pasti pejabat daerah sudah sibuk nutupi ‘borok’ agar ga kelihatan. Sehingga masyarakat yg ditemui, semuanya tertawa, bahagia. Jadi keinget, kisah sahabat Nabi, Umar. Beliau, sering keluar istana untuk melihat sendiri bagaimana kondisi rakyatnya, sampai ditemuinya seorang janda dan anaknya dalam kondisi kelaparan. Umar, bahkan memanggul sendiri, karung beras di atas punggungnya, meski para pengawalnya tidak rela. "Apakah kamu sanggup memikul dosaku?" begitu kata Umar.

Sekarang, yang menjadi persoalan, apa yg bisa kita lakukan? Kenaikan BBM mau ngga mau, pasti terjadi karena dibalik itu ada kepentingan para kapitalis untuk meraup keuntungan sebesar2nya. Saran saya, sederhana .. ngga usah kita nyalah2kan pemerintah pake demo2an, bahkan sampai ngerusak2 segala.

Be sensitive! Pekalah terhadap kondisi masyarakat di sekitar atau bahkan yg jauh dari kita. Apa yang bisa kita bantu, walaupun kecil lakukan.

Mudah2an pemerintah kelak mau / bisa menjadi lebih peka dengan kondisi rakyatnya, dan tidak hanya melihat kondisi perekonomian global.

5 responses so far

May 22 2008

Profile Image of taufancahyadi
taufancahyadi

Investasi dan pilihan2nya

Filed under Uncategorized

Kali ini saya tertarik menulis sedikit tentang investasi. Tulisan ini lebih sebagai dokumentasi, dari sekian banyak info yg saya dapatkan. Maklum memory saya ga begitu kuat, belum sampai 2 Gb kalo dibandingkan dg PC.

Banyak jalan untuk berinvestasi. Bisa dengan saham, obligasi, reksa-dana, emas bahkan property. Pilihan mana yg diambil, tergantung dr gaya ‘bermain’ investasi masing2 individu. Misal, untuk property, saya musti sering2 survey, melihat lokasi strategis atau tidak, perkembangan tahun2 ke depan spt apa. Secara saya orangnya ‘agak’ males kalau disuruh jalan2 keliling komplek, saya tidak memilih utk investasi di property :)

Emas, punya resiko sendiri. Emas ini dibagi perhiasan dan batangan. Emas perhiasan lebih bernilai ’seni’, artinya kalau kita beli perhiasan, ada ongkos potong dan bikinnnya yg masuk dalam harga yg musti kita bayar. Padahal kalau kita jual lagi, nilai ‘pekerjaan-seni’ tadi tidak diperhitungkan oleh si pembeli. Ini, menurut saya, lebih cocok buat kaum wanita.. itung2 investasi sambil ‘mempercantik’ diri :) Sedangkan emas batangan, punya resiko lain: keamanan. Bayangkan, logam yg beratnya cuman 30 gram, yg bentuknya kurang lebih sama dg uang cepek (100 rupiah) harganya bisa mencapai puluhan juta. Kalau kita kurang hati2, bisa2 ketuker ama uang logam kita buat belanja :) Nyimpen di rumah juga bahaya, mau ngga mau musti safe-deposit. Nah, ini keluar biaya lagi.. kalau ngga salah sekitar 200-300 rb untuk periode tertentu. Ribet, kan?

Saham, nah ini lebih ribet lagi. Tiap hari kita musti monitor fluktuasi saham, kapan musti buy or sell. Belum, kalo kita main di index, tambah ribet lagi.. karena pergerakan fluktuasi harga yg sangat cepat, ditambah permainan melawan pemain2 internasional. ‘Option’ atau asuransi saham (ini asli, saya ndak sbrp paham) di Indonesia, jumlahnya belum banyak, masih dibawah 10 saham Indo yg bisa ‘diasuransikan’.

Obligasi.. hmm, kalau menurut saya, tingkat return-of-investment-nya ga sbrp yah? Kemarin, ditawari ORI sama C*** Bank.. saya pelajari, mirip2 deposito. Cuman bunganya bisa mencapai 9-10%. Lumayan, tapi masih kurang gede :) Apalagi jumlah uang yg di deposit, kudu banyak. Minim yg ORI itu, 50 juta. Duit dari mana yah :)

Reksa-dana.. nah, ini pilihan tepat. Kenapa? Buat orang yg dana cekak (spt saya), ga punya pengetahuan investasi atau baru mau mulai, saya sarankan ikut reksa-dana. Bagi yg belum ngerti, reksa-dana itu sama dengan ngumpulin duit sekian banyak orang untuk ‘diputer’ lagi; bisa dipake main saham, obligasi, dll. Karena yg ikutan banyak, otomatis setiap orang ga perlu keluar dana banyak2, cukup dgn 1-2 jt uda bisa ikutan. Plus, adanya manajer-investasi, kita ga perlu bingung dan susah ‘muterin’ duit tadi; udah ditangani mereka. Tinggal bagaimana, kita memilih manajer-investasi yg handal, terpercaya dan berpengalaman.

Satu hal yg paling penting, yg harus diperhatikan.. jangan serakah. Jangan mudah terhasut janji2 gombal, sales investasi. Contohnya dg uang 10jt, dlm waktu 3 bulan bisa balik 20%. Yakin, bisa?

Kecuali kita buka usaha sendiri, muterin duit sendiri.. 10 juta balik 2 juta dlm 3 bulan (atau 1 bulan/1 minggu) bukan hal yg impossible. Iya, kan?

2 responses so far

May 21 2008

Profile Image of taufancahyadi
taufancahyadi

My lovely house

Filed under Uncategorized

Some says, the way you chose a house that you wanna buy, is the same as the way you chose your spouse. You’ve got to chose carefully, sometimes enough to get too picky that you may never find anyone.

Some says, listen to your heart. What do you feel of it? Just like when you fall in love with someone. Do you feel ‘the chemistry’ about it?

The problem is, when you’re a typical of person who easily fell to someone or something. You will have a hard time to chose: which one is best for you. As you may grab ‘em all, if you can, heh? :)

Back to the house, I finally find the one that I love. What I love is that it is located in a cluster with a high and low contour of area. Enough to make me feel like having a house in a hill, complete with its beautiful view towards other places. The additional point is that the cluster provides facilities, such as jogging-track, swimming-pool and musholla. Enough to make me stay and get everything from it. Not to forget it’s very strategic location, adjacent two the 2 mature clusters, that also provided with full facilities such as market (both modern & traditional), hospital, school, shopping center and train station.

What else you can expect more?

Yet, as the major concern, I do hope that this place won’t get a flood during the rainy season. So, when will you come to my house?

No responses yet

May 18 2008

Profile Image of taufancahyadi
taufancahyadi

Which fish-in-a-pond are you?

Filed under Uncategorized

If you were a fish, which one you prefer of: being a big fish in a small-pond or a small-fish in a big pond?

Today (May-20, 2008) I read some article in karir.com, that talks about how you chose your career path. The writer trying to get the analogy of a fish-in-a-pond.

As, I tried to reflect my career, I realized that I’ve been changing my object of pursue. To tell you the truth, I’ve never been a big fish either in small or big pond :)

Being in a small company, means getting lack of ‘facilities’. I was talking about tools for working, e.g a laptop, etc. Also the benefits: medical, transport & accomodation. Sometimes the company can’t afford to provide its employees with those ‘facilities’.

The contrary is what I get from the company I’m currently working for. I get so many ‘facilities’ that ensure me not to worry about the things beside my job. Yet, being in big pond, means I have to compete with other ‘fishes’. And sometimes the competition gets unwell, enough to get me wounded psychologically.

So, which fish-in-a-pond are you?

No responses yet